Legislator Kawal Penuntasan Kasus Bentrokan Tewaskan Siswa SMAN 5 Bandung

By
3 Min Read
Disclosure: This website may contain affiliate links, which means I may earn a commission if you click on the link and make a purchase. I only recommend products or services that I personally use and believe will add value to my readers. Your support is appreciated!
Pimpinan DPRD Kota Bandung saat menerima dokumen audiensi dari Forum Orang Tua Murid SMAN 5 Bandung.*/dok. DPRD Kota Bandung.

Kontroversi Rakyat – Pimpinan DPRD Kota Bandung Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M., didampingi Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung H. Iman Lestariyono S.Si., S.H., menerima audiensi dari Forum Orang Tua Murid SMA Negeri 5 Bandung, di Ruang Rapat Bamus DPRD Kota Bandung, Selasa 8 April 2026. 

Kedatangan orang tua murid tersebut bertujuan untuk meminta pengawalan atas kasus tewasnya siswa SMAN 5 Bandung di Jalan Cihampelas yang diduga akibat bentrokan dengan pelajar lainnya.

“Kami datang ke sini untuk meminta dukungan dan pengawalan atas kasus tersebut dan berharap agar kasus serupa tidak terjadi di masa datang,” kata Firdan, orang tua korban.

Menanggapi masalah tersebut, Kang Edwin mengucapkan, meskipun secara regulasi urusan sekolah setingkat SMA domainnya ada di Pemerintah Provinsi Jawa Barat, namun DPRD Kota Bandung tidak akan berlepas tangan.

“Terlebih dulu saya menyampaikan bela sungkawa dan duka cita terdalam seraya memanjatkan doa semoga almarhum ditempatkan di tempat terbaik,” ucap Kang Edwin.

Meskipun melibatkan pelajar SMA, Kang Edwin menyatakan, namun karena lokasi kejadian di Kota Bandung maka pihaknya tidak akan tinggal diam.

“Selain itu dalam PP No. 2 tahun 2018 ada kewajiban pemerintah daerah terkait dengan urusan wajib pemerintah daerah termasuk di dalamnya adalah ketertiban umum, ketentraman dan perlindungan Masyarakat,” tutur Legislator.

Lebih jauh Kang Edwin menyebutkan, pihaknya akan mendorong pengawalan kasus tersebut melalui Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bandung.

“Kami di Forkopimda selalu berkoordinasi terkait segala hal di Kota Bandung ini. Salah satu anggota Forkopimda ini adalah Pak Kapolrestabes yang tentunya menangani kasus ini,” ujarnya.

Oleh karena itu, DPRD Kota Bandung akan membuat rekomendasi agar kasus ini tuntas dengan mengungkap pelakunya dan menghukum mereka yang terlibat di dalamnya.

“Kami juga mendorong agar forum orang tua ini juga beraudiensi dengan DPRD Jawa Barat agar bisa didorong pola pembinaan ke depannya bagi siswa setingkat SMA yang memang domainnya ada di pemerintah Provinsi Jawa Barat.”

Sedangkan hal senada dikatakan Iman Lestariyono yang menjelaskan bahwa kejadian tersebut harus mendorong semua pihak untuk melakukan perbaikan ke depannya.

“Termasuk soal peningkatan CCTV agar bisa mencegah perilaku kriminal,” jelas Iman.     (adv/kr)

Share This Article