Mahasiswa Demonstrasi Tolak Program MBG di Kantor DPRD Jabar

By
2 Min Read
Disclosure: This website may contain affiliate links, which means I may earn a commission if you click on the link and make a purchase. I only recommend products or services that I personally use and believe will add value to my readers. Your support is appreciated!
Aksi mahasiswa demonstrasi di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jabar menuntut penghentian pemborosan anggaran. Dok. Ist.

KONTROVERSI RAKYAT | Ribuan mahasiswa dari berbagai universitas menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Jabar, Kota Bandung untuk menyampaikan beberapa aspirasi, saat tiba di lokasi beberapa perwakilan mahasiswa langsung melakukan orasi.

“Pelaksanaan aksi kami mengimbau seluruh peserta untuk tetap menjaga kondusivitas. Aksi ini direncanakan sebagai aksi damai, dalam aksi ini tidak memiliki niat untuk melakukan provokasi ataupun tindakan yang melanggar hukum ” tegas perwakilan mahasiswa, Abdurrahman Muhammad Abdul Malik, Senin 15 Juni 2026 saat itu.

“Kami juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk lebih peduli dan memahami bahwa kondisi bangsa saat ini, menurut pandangan kami, sedang menghadapi berbagai persoalan serius yang perlu mendapat perhatian bersama, pemerintahan saat ini, frekuensi kunjungan luar negeri yang dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto memang lebih tinggi jika dibandingkan dengan presiden sebelumnya,” paparnya.

Di dalam aksi tersebut, mahasiswa mendesak pemerintah untuk menghentikan pemborosan APBN. Dalam tuntutan ini terdapat tiga poin utama, yaitu menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG), menghentikan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), serta menghentikan pemborosan anggaran untuk kunjungan luar negeri (KLN). 

Kami menyoroti, tambahnya, apa yang kami nilai sebagai gejala kembalinya praktik-praktik Orde Baru. Kami melihat adanya penguatan dwifungsi TNI dan Polri.

Dirinya menyebut, aksi ini bukan semata-mata gerakan mahasiswa, melainkan bentuk keresahan masyarakat terhadap ketidakadilan dan tindakan yang dinilai sebagai bentuk kesewenang-wenangan pemerintah.  

Perlu diketahui, aksi demonstrasi mahasiswa yang berlangsung di depan Gedung DPRD Jabar membawa sejumlah tuntutan utama terkait kebijakan anggaran pemerintah, stabilitas ekonomi nasional, dan penegakan hukum.   ***

Share This Article