Kang Asmul Dukung Edukasi Penertiban Bangunan Liar dan PKL

By
2 Min Read
Disclosure: This website may contain affiliate links, which means I may earn a commission if you click on the link and make a purchase. I only recommend products or services that I personally use and believe will add value to my readers. Your support is appreciated!
Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi/kontroversirakyat/Ist/

KONTROVERSI-RAKYAT.com | Saat ini Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi mendukung penertiban bangunan liar dan Pedagang Kaki Lima atau PKL yang berjualan di trotoar, untuk itu, penindakan perlu dibarengi pengawasan dan pencegahan agar pelanggaran aturan di Kota Bandung tidak terus berulang lagi.

Politisi PKS itu menilai, edukasi kepada masyarakat mengenai aturan yang berlaku juga penting dilakukan. Dengan begitu, masyarakat diharapkan memahami dan mematuhi aturan dalam menjaga ketertiban kota.

“Jajaran kecamatan hingga kelurahan terus bergerak aktif di dalam penindakan. Saya sangat sepakat sekali bahwa pengawasan, termasuk juga pencegahan itu sangat penting untuk dilakukan, terutama memang masalah edukasi aturan yang ada di Kota Bandung,” ujar Asep Mulyadi yang akrab disapa Kang Asmul, dilansir pada Selasa 27 Oktober 2026.

Pemahaman terhadap aturan, lanjutnya, perlu diikuti dengan pelaksanaan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, upaya menjaga ketertiban kota tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat.

Kang Asmul mengungkap, aturan yang telah ditetapkan pemerintah daerah semestinya menjadi pedoman bersama dalam menggunakan fasilitas dan ruang publik. Penegakan aturan pun perlu berjalan beriringan dengan pengawasan agar ketertiban yang telah dibangun dapat dipertahankan.

“Intinya keberhasilan Kota Bandung itu ketika semua unsur memahami hingga mampu mengimplementasikan aturan-aturan yang berlaku.”

Pihaknya berharap, penindakan yang dilakukan jajaran kecamatan hingga kelurahan dapat diikuti dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menaati aturan. Sebab kemudian, kepatuhan bersama menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan Kota Bandung yang tertib dan nyaman bagi seluruh warga.

“Lebih penting lagi adalah bagaimana agar seluruh pihak termasuk tentu saja masyarakat sama-sama paham dengan aturan yang ada di Kota Bandung,” Kang Asmul.  (KR26)

Share This Article