Persib Bandung Hattrick Juara Super League

By
2 Min Read
Disclosure: This website may contain affiliate links, which means I may earn a commission if you click on the link and make a purchase. I only recommend products or services that I personally use and believe will add value to my readers. Your support is appreciated!
FOTO: Persib.co.id

KONTROVERSI RAKYAT – Tim sepakbola Persib Bandung resmi mencetak sejarah gemilang di sepak bola Indonesia, pada Sabtu 23 Mei 2026 waktu itu.

Sepakbola maung Bandung memastikan gelar juara setelah bermain imbang 0-0 melawan Persijap Jepara pada laga pamungkas Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Hasil ini membuat Persib mengunci gelar ketiga secara berturut-turut, menjadi tim pertama yang mencapai hattrick juara di era Liga era modern.

Pada era modern Liga Indonesia dimulai sejak kompetisi berganti nama menjadi Liga pada 2017 hingga 2024, kemudian bertransformasi menjadi Super League mulai musim 2025.

Periode ini, Persib mendominasi dengan tiga gelar beruntun di bawah arahan pelatih Bojan Hodak yakni musim 2023/2024, 2024/2025, dan 2025/2026. 

Prestasi ini menjadikan Persib sebagai klub terkuat di kompetisi kasta tertinggi Indonesia.

Dengan raihan 79 poin dari 34 pertandingan (24 menang, 7 imbang, 3 kalah), Persib finis di puncak klasemen. 

Meski klub Borneo FC juga mengumpulkan 79 poin setelah menang telak 7-1 atas Malut United, Persib unggul head-to-head sehingga berhak atas trofi. 

Ini juga melengkapi koleksi lima bintang juara liga Persib di era profesional, ditambah lima gelar di era Perserikatan.

Laga pamungkas melawan Persijap berlangsung tegang. Hattrick juara ini menjadi bukti konsistensi Persib.

Bojan Hodak menurunkan skuad terbaik dengan Teja Paku Alam di bawah mistar, dibantu Eliano Reijnders, Kakang Rudianto, Patricio Matricardi, dan Federico Barba. 

Di lini tengah dan depan ada Adam Alis, Frans Putros, Beckham Putra, Thom Haye, Rosembergne Da Silva, serta Andre Jung. 

Meski kesulitan menembus pertahanan solid Persijap di babak pertama, Persib tetap mengamankan satu poin yang krusial.

Prestasi ini membuat Bojan Hodak menyamai rekor pelatih legendaris seperti Stefano Cugurra (Teco) yang juga sukses membawa tim juara berulang Hattrick.  ***

Share This Article